Cerdas Berinvestasi Ala Jouska

Mungkin dari kalian masih awam dengan yang namanya Investasi, terutama Investasi paper assets. Apa itu Investasi paper assets? Investasi paper assets itu adalah Investasi di surat-surat berharga kayak deposito, reksadana, saham, obligasi, surat berharga negara,dll

Namun, sebelum kalian mencoba berinvestasi kalian harus punya dulu Dana darurat serta harus paham juga instrumen Investasi apa yang kalian ingin miliki. Kalau menurut Mas Aakar Abyasa (Founder dan CEO Jouska Indonesia), dana darurat ideal untuk orang single yakni 25 % dari total penghasilan setahun. Kalau untuk yang sudah menikah boleh kurang dari itu.

Sebelum berinvestasi, produk yang harus kita ketahui dan pahami pertama adalah produk utang. Mungkin Anda semua pasti sudah tahu, turunan produk utang yakni obligasi, deposito, Surat berharga negara, dll Deposito itu Bank utang ke masyarakat, obligasi itu perusahaan/negara utang ke masyarakat. Sukuk, ORI (SBN) itu artinya negara utang ke masyarakat/rakyat.

Kita tidak boleh menyepelekan produk utang tsb, krn apa? Ternyata penyebab krisis 1997-1998 yakni krn produk utang tsb.Pada zaman itu, banyak sekali Bank-bank saat itu, mereka memberikan bunga yg cukup besar saat itu. Saat itu diberikan kemudahan dalam mendirikan perbankan. Dan yang dijual Bank saat itu yakni mengajak masyarakat untuk menabung dalam bentuk deposito dan oleh Bank dijadikan kredit ke masyarakat dlm bentuk KPR dsb. Cukup 10 Tahun, konon katanya munculah deposito yg bunganya tinggi ada yang 20 % 30 % bahkan sampai 50 %. Jadi saat itu semua org kelas menengah rame-rame naruh uangnya di bank. Terus selanjutnya disalurkan ke masyarakat berupa kredit-kredit namun byk yg gagal bayar dan macet pembayarannya. Misal A pinjamkan uang ke B sebesar 1 M dan B lalu meminjamkan uang sebesar 1 M tsb ke C dgn bunga utk mendapatkan untung krn si C tdk bisa membayar ke B maka uang yg 1 M tsb otomatis hilang dan terjadilah krisis Thn 97-98, krn kredit macet perbankan sehingga byk terjadi gagal Bayar. Oleh krn itu, kita harus hati-hati dgn produk yg namanya utang. Karena apa? Krn memiliki resiko uang dikemplang, duitnya ilang, dan gagal bayar.

Selain paham produk utang, kalian juga harus memahami kerangka dasarnya investasi, kalian harus paham teori ekonomi makro. Biar lebih paham ekonomi makro kalian bisa _Lihat Video YouTube Ray Dalio How The Economic Works.

Kalau sdh paham produk utang dan teori ekonomi makro, punya dana darurat, serta paham instrumen-instrumen Investasi bolehlah kalian investasikan penghasilan kalian bisa ke paper assets maupun property.

Tp perlu diingat bahwa, tdk selamanya harga property akan naik Terus. Property akan naik terus apabila demandnya naik Terus pula. Kalau pembeli kurang dari supply, maka Properti otomatis akan turun juga.

Semoga bermanfaat.

Sumber Referensi :

Seminar Aakar Abyasa (Founder dan CEO Jouska Indonesia).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s